Hukum dan Kriminal

Tuntutan Puspadaya Perindo untuk Usut Kasus Penyiksaan ART Sumba di Batam Tanpa Toleransi

JAKARTA

Peristiwa kekerasan dan penyiksaan yang dialami Intan (20), seorang asisten rumah tangga (ART) yang berasal dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, terus menjadi sorotan. Kejadian tragis ini diduga dilakukan oleh majikannya sendiri di sebuah rumah di kawasan elite, Sukajadi, Batam.

Perempuan muda ini mengalami kekerasan fisik dan mental yang melucuti martabatnya sebagai manusia. Intan bahkan dipaksa untuk memakan kotoran anjing dan minum air dari septic tank, sebuah tindakan yang sangat tidak manusiawi.

Selain itu, hak-haknya sebagai pekerja juga diabaikan. Sejak mulai bekerja pada Juni 2024, Intan mengaku belum pernah menerima gaji yang seharusnya sebesar Rp1,8 juta per bulan.