Belum Genap Setahun, Jonatan Christie Sudah Hadapi 3 Pergantian Pelatih
Belum Genap Setahun, Jonatan Christie Sudah Hadapi 3 Pergantian Pelatih
JAKARTA – Jonatan Christie, pemain tunggal putra Indonesia, menyampaikan pandangannya mengenai perubahan pelatih di Pelatnas PBSI. Sektor tunggal putra mengalami dampak yang cukup besar dengan hadirnya kepala pelatih baru, Indra Wijaya.
Sebelumnya, posisi kepala pelatih tunggal putra utama PBSI dipegang oleh Mulyo Handoyo. Namun, Mulyo harus mundur dari posisi tersebut karena alasan kesehatan, meskipun ia tetap berada di PBSI sebagai kepala pelatih seluruh sektor.
PBSI kemudian menunjuk Indra untuk mengisi posisi kosong sebagai kepala pelatih tunggal putra utama. Indra sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih tunggal putra pratama.
Perubahan ini membuat Jonatan dan rekan-rekannya mengalami tiga kali pergantian pelatih dalam beberapa bulan terakhir. Di akhir tahun lalu, mereka harus berpisah dengan Irwansyah.
Di awal tahun, mereka dilatih oleh Mulyo. Namun, pada April 2025, tunggal putra utama akan dilatih oleh Indra, yang sebelumnya juga pernah menjadi kepala pelatih tunggal putri utama di PBSI.
Menanggapi situasi ini, Jonatan mengaku cukup terkejut. Apalagi, ia baru beberapa bulan berlatih di bawah bimbingan Mulyo dan kini harus menyesuaikan diri lagi dengan pelatih baru.
“Ya cukup kaget karena baru diumumkan kemarin ya, waktu di BAC. Jadi pas persiapan BAC masih dengan pelatih lama, tapi pas pulang dan persiapan sudirman ada pelatih baru,” ujar Jonatan saat ditemui di Pelatnas PBSI, dikutip Kamis (16/4/2025).
“Ya, belum bisa bilang gimana-gimana. Belum tahu banget, tadi juga masih dikasih kebebasan programnya karena baru pulang juga, sampe hari Senin kemarin. Jadi memang masih belum ikut program dengan pelatih tapi sepertinya enggak sama,” tambahnya.
“Ya enggak tahu juga. Kan baru tiga bulan dan mungkin baru empat pertandingan dengan pelatih lama, ya mungkin sudah ada pertimbangan dan keputusan yang diambil pengurus. Ya kami sebagai atlet cuma menjalani saja,” lanjutnya.
Meski demikian, Jonatan berkomitmen untuk tetap profesional dan mengikuti keputusan tersebut. Dia berusaha untuk beradaptasi dengan cepat agar bisa segera menyesuaikan diri dengan Indra.
Jonatan sebenarnya masih harus beradaptasi ketika bersama Mulyo. Namun, dengan perubahan ini, dia harus kembali menjalani penyesuaian.
“Pasti dong (ada penyesuaian). Pergantian pelatih yang begitu cepat karena setiap pelatih baru pasti ada adaptasi baru juga, harus kenal satu sama lain juga. Mungkin kalau dimiripkan seperti orang lagi PDKT dengan orang, jadi mesti kenal dulu,” sambung Jonatan.
“Sebenernya tetap masih penyesuaian (dengan Mulyo). Seperti yang saya bilang, bukan sekadar tahu karakter masing-masing, tapi bagaimana cara penyampaian pelatih kayak dari bang Aboy, koh Mulyo, kan beda tuh cara pembawaannya. Cara kasih tahu di lapangan, cara kasih program di latihannya jadi memang masih banyak hal yang belom eksplore lebih. tapi memang ini sudah jadi keputusan ya sudah,” tutupnya.
