politik

Kepala IAEA Peringatkan Krisis Baru Jika Iran Halangi Akses Inspektur PBB

Kepala IAEA Peringatkan Krisis Baru Jika Iran Halangi Akses Inspektur PBB

NEW YORK – Direktur badan pengawas nuklir PBB menyebutkan bahwa program nuklir Iran mengalami kerusakan yang sangat signifikan. Dia mengingatkan adanya potensi krisis apabila Teheran menghambat inspektur dalam mengakses fasilitas nuklirnya.

Saat ditanya dalam wawancara dengan stasiun radio Prancis mengenai apakah program nuklir Iran telah dihancurkan, kepala Badan Energi Atom Internasional, Rafael Grossi, menjawab, “Saya rasa menyebutnya ‘hancur’ terlalu berlebihan. Namun, program tersebut mengalami kerusakan yang sangat besar.”

“Yang bisa saya sampaikan kepada Anda, dan saya pikir semua orang sepakat mengenai hal ini, adalah bahwa kerusakannya sangat, sangat, sangat besar,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai keputusan Iran untuk menangguhkan kerja samanya dengan lembaganya, Grossi mengatakan ia perlu menilai sejauh mana keputusan Iran tersebut.

“Namun, Anda tahu, kehadiran lembaga ini di Iran bukanlah semacam kebijakan murah hati, melainkan sebuah tanggung jawab internasional,” tegasnya.

Ia menjelaskan, “Iran adalah anggota Perjanjian Non-Proliferasi dan karenanya harus memiliki sistem inspeksi.”

Dia menambahkan, “Jika Iran secara sepihak menangguhkan keterlibatannya dan menghalangi inspektur untuk memasuki lokasi nuklir, kita akan berada di ambang krisis baru.”