Penyaluran Bansos Beras Dua Bulan Sekaligus, Total Mencapai 365 Ribu Ton
Penyaluran Bansos Beras Dua Bulan Sekaligus, Total Mencapai 365 Ribu Ton
JAKARTA – Bantuan pangan berupa beras akan segera didistribusikan kepada 18,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai awal Juli 2025. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa penyaluran bantuan beras ini akan dikelola oleh Perum Bulog, yang akan mengirimkan beras dari gudang ke titik distribusi di tingkat desa atau kelurahan.
Ketut menjelaskan, proses distribusi bantuan sosial atau bansos beras akan didukung oleh aplikasi Banpang milik Bulog. Selain itu, dokumentasi seperti Berita Acara Serah Terima (BAST), berita acara pemeriksaan, dan foto geo-tagging akan digunakan sebagai bukti distribusi. Apabila KPM tidak dapat hadir secara langsung, anggota keluarga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga dapat mewakilinya dengan membawa identitas diri.
Apabila pengambilan dilakukan oleh pihak selain keluarga, mereka harus menyediakan dokumen tambahan berupa Berita Acara Perwakilan dan dokumentasi foto geo-tagging. Jika penerima tidak ditemukan, misalnya karena pindah tempat tinggal atau meninggal dunia, penggantian akan dilakukan menggunakan data cadangan DTSEN dengan melampirkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak serta dokumen pengganti lainnya.
Di daerah dengan akses geografis yang sulit, distribusi akan dilakukan secara kolektif oleh aparat desa atau RT/RW dan disaksikan oleh minimal dua petugas TNI atau Polri. Seluruh proses ini akan didokumentasikan lengkap dalam bentuk dokumen pertanggungjawaban kolektif dan rekaman visual,” tambahnya.
