12.000 Perusahaan di Jerman Alami Kebangkrutan dalam Setengah Tahun, Terparah dalam Sepuluh Tahun
12.000 Perusahaan di Jerman Alami Kebangkrutan dalam Setengah Tahun, Terparah dalam Sepuluh Tahun
JAKARTA – Gelombang kebangkrutan korporat di Jerman telah mencapai tingkat tertingginya dalam sepuluh tahun terakhir, sebagaimana diungkapkan oleh sebuah penelitian baru. Pada paruh pertama tahun 2025, Jerman menghadapi lonjakan tertinggi dalam kebangkrutan perusahaan selama satu dekade terakhir, menurut lembaga pemantauan ekonomi Creditreform.
Dalam enam bulan pertama tahun ini, sekitar 11.900 perusahaan Jerman mengalami kebangkrutan, berdasarkan data dari studi yang baru dirilis. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menurut lembaga tersebut.
Baca Juga: Jerman PHK 100 Ribu Lebih Pekerja Sektor Industri, Apa yang Terjadi?
Kurang lebih 141.000 pekerja dari perusahaan-perusahaan tersebut terkena dampaknya. Meskipun terdapat beberapa tanda harapan, Jerman masih terjebak dalam krisis ekonomi dan struktural yang mendalam.
“Perusahaan-perusahaan ini tengah berjuang menghadapi penurunan permintaan, peningkatan biaya, dan ketidakpastian yang terus berlanjut,” ujar kepala ekonom Creditreform, Patrik-Ludwig Hantzsch.
