Xi Jinping dan Vladimir Putin Tidak Hadir di KTT BRICS 2025 di Brasil, Apa Sebabnya?
Xi Jinping dan Vladimir Putin Tidak Hadir di KTT BRICS 2025 di Brasil, Apa Sebabnya?
RIO DE JANEIRO – Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tidak hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang akan berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, mulai Minggu (6/7). Ketidakhadiran dua pemimpin ini menimbulkan spekulasi baru mengenai dinamika internal serta arah geopolitik dari aliansi negara berkembang tersebut.
Absennya Xi Jinping menjadi sorotan khusus karena sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi Tiongkok pada 2012, ia selalu mengikuti pertemuan tahunan BRICS. Dengan posisi China sebagai pilar ekonomi kelompok dan kontribusi sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) BRICS, ketidakhadiran Xi dianggap akan mempengaruhi dinamika forum secara signifikan.
Pemerintah China telah mengumumkan bahwa Perdana Menteri Li Qiang akan mewakili Beijing. Meskipun tidak memberikan alasan spesifik, beberapa analis menduga bahwa Xi lebih memprioritaskan masalah domestik, termasuk penyusunan Rencana Lima Tahun ke-15 serta penguatan ekonomi yang sedang menghadapi tekanan struktural.
“Ketidakhadiran ini bukan berarti Tiongkok meninggalkan BRICS, tetapi justru bisa menunjukkan kepercayaan diri bahwa blok ini telah berjalan stabil,” kata Gabriel Huland, pengamat politik internasional dari Universitas Nottingham Ningbo.
