Kekayaan Miliarder Rusia Melonjak, Total Harta Bertambah Rp391,8 Triliun
JAKARTA – Kekayaan Gabungan Miliarder Rusia Meningkat Signifikan
Menurut data dari Bloomberg Billionaires Index, kekayaan total dari para miliarder terkaya Rusia telah bertambah lebih dari USD24,5 miliar atau sekitar Rp391,8 triliun (berdasarkan kurs Rp15.992 per USD) dalam enam bulan pertama tahun 2025. Indeks miliarder ini memantau kekayaan bersih dari 500 orang terkaya di dunia, yang terus diperbarui mengikuti fluktuasi harga saham perusahaan terkait.
Vladimir Potanin, yang memegang saham mayoritas di perusahaan tambang besar Norilsk Nickel, kembali menjadi miliarder terkaya Rusia dalam daftar tersebut. Sejak awal tahun, ia meraih kenaikan kekayaan terbesar di antara para miliarder Rusia lainnya.
Kekayaan Potanin meningkat sebesar USD3,85 miliar, mencapai total USD31,7 miliar atau sekitar Rp506,9 triliun. Di peringkat kedua adalah Vagit Alekperov, pendiri Lukoil, perusahaan minyak terbesar kedua di Rusia. Kekayaannya bertambah hampir USD1,5 miliar, sehingga totalnya mencapai USD26,8 miliar.
Di posisi ketiga ada Alexey Mordashov, ketua perusahaan baja Severstal, yang harta kekayaannya bertambah USD1,4 miliar, sehingga totalnya menjadi USD24,7 miliar.
Peringkat berikutnya dipegang oleh Vladimir Lisin, pemegang saham utama perusahaan baja NLMK Rusia, yang menempati urutan keempat dalam indeks Bloomberg. Lisin mengalami penurunan kekayaan terbesar di antara miliarder Rusia selama periode ini.
Estimasi nilai kekayaannya turun sebesar USD1,72 miliar menjadi USD24,1 miliar. Selain itu, Leonid Mikhelson, pemilik bersama produsen gas alam terbesar kedua di Rusia, Novatek, memiliki kekayaan total sebesar USD23,7 miliar. Kekayaan Mikhelson bertambah sebesar USD1,31 miliar.
