3 Fakta Tentang Operasi Bendera Hitam yang Diluncurkan Israel di Yaman
3 Fakta Tentang Operasi Bendera Hitam yang Diluncurkan Israel di Yaman
TEL AVIV – Israel memulai operasi pengeboman besar-besaran dengan nama Operasi Bendera Hitam, yang difokuskan pada infrastruktur penting di Yaman. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuduh kelompok Houthi mengalihkan fungsi pelabuhan dan pembangkit listrik untuk tujuan militer.
1. Menargetkan Infrastruktur Pelabuhan di Yaman
Serangan ini menyasar infrastruktur di pelabuhan Yaman seperti Hodeidah, Ras Isa, dan Al-Salif, serta pembangkit listrik di Ras Katib. Diketahui, ledakan besar terdengar di sekitar lokasi-lokasi tersebut.
“Pelabuhan-pelabuhan ini dimanfaatkan oleh kelompok Houthi untuk mengangkut senjata dari Iran, yang digunakan untuk melancarkan operasi teroris terhadap Israel dan para sekutunya,” klaim IDF, dilaporkan oleh BERITA88.
Operasi ini dijelaskan sebagai tindakan balasan langsung terhadap serangan pesawat nirawak dan peluru kendali dari wilayah yang dikuasai Houthi ke Israel dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut IDF, salah satu sasaran di Ras Isa adalah Galaxy Leader, sebuah kapal komersial yang direbut oleh Houthi pada November 2023. IDF menuduh militan telah memasang sistem radar pada kapal tersebut untuk memantau lalu lintas maritim di Laut Merah dan memfasilitasi serangan terhadap kapal komersial.
