Israel Rencanakan Rafah Sebagai Kamp Pengungsian Warga Gaza
GAZA
Rencana Israel mengenai apa yang disebut sebagai ‘kota kemanusiaan’ di selatan Gaza terlihat jelas bagi siapa pun yang ingin mengetahuinya. Walau begitu, tempat ini hanya dikenal sebagai kamp pengungsian bagi warga Gaza sampai mereka dipindahkan ke lokasi lain.
Pekan ini, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengungkapkan bahwa ‘kota kemanusiaan’ ini pada akhirnya akan menjadi tempat bagi 2,1 juta warga Palestina.
‘Katz, yang merupakan anak dari penyintas Holocaust, mungkin menyebutnya kemanusiaan, tetapi itu tidak membuatnya menjadi tindakan kemanusiaan,’ ujar Eldar. ‘Siapa pun yang terlibat dalam proyek memalukan ini akan terlibat dalam kejahatan perang.’
Citra satelit yang dianalisis oleh BERITA88 menunjukkan bahwa pasukan Israel tampak sedang melakukan persiapan. Diskusi di Doha antara pihak Israel dan Hamas dikabarkan terhenti karena berbagai isu, termasuk penarikan militer dari Koridor Morag yang membagi Jalur Gaza antara Khan Younis dan Rafah.
Dalam wawancara dengan BERITA88, Lorenzo Kamel, seorang profesor Timur Tengah dari Universitas Turin, menyatakan bahwa proposal ini tidak terkait dengan tujuan kemanusiaan, melainkan lebih merupakan ‘kamp pengungsian sebagai persiapan untuk deportasi di bagian selatan Jalur Gaza’.
