Kenapa Islam Melarang Kencing dalam Posisi Berdiri? Inilah Penjelasannya
Kenapa Islam Melarang Kencing dalam Posisi Berdiri? Inilah Penjelasannya
Islam sangat memperhatikan kebersihan, kesucian, dan keselamatan. Karena itu, penting untuk mempelajari bab thaharah (bersuci). Dalam hal buang air kecil, Islam memberikan panduan dan adab-adab yang khusus. Salah satu adab yang dianjurkan adalah untuk kencing dalam posisi jongkok dan menghindari kencing sambil berdiri.
Sebagaimana dijelaskan dalam Hadis berikut:
Artinya: “Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa beliau berkata, ‘Barangsiapa yang mengatakan bahwa Rasulullah kencing dengan berdiri, maka jangan kalian benarkan. Rasulullah tidak pernah kencing kecuali dengan duduk.’ (HR An-Nasa’i)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW melarang kencing dengan cara berdiri. Larangan ini terdapat dalam hadits riwayat Sahabat Jabir bin Abdillah:
Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang kencing dengan berdiri.” (HR Al-Baihaqi)
Para ulama menilai kencing dengan posisi berdiri sebagai perbuatan yang makruh selama tidak ada uzur. Alasan Islam tidak menganjurkan kencing berdiri adalah karena banyak orang yang disiksa dalam kubur akibat tidak berhati-hati ketika kencing.
