Berita

China Capai Perdagangan Senilai Rp13.912 Triliun dengan Negara-negara BRICS

China Capai Perdagangan Senilai Rp13.912 Triliun dengan Negara-negara BRICS

JAKARTA – Sepanjang paruh pertama tahun ini, China berhasil menyelesaikan transaksi perdagangan dengan anggota BRICS yang bernilai 6,11 triliun yuan atau setara dengan Rp13.912 triliun. Volume perdagangan di antara negara-negara anggota dan mitra menunjukkan peningkatan 3,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari Januari hingga Juni. Kemajuan ini menandakan adanya pergeseran signifikan di mana aliansi ini meningkatkan kerja sama dengan negara-negara anggotanya untuk memfasilitasi perdagangan dan transaksi lintas batas.

Selain itu, China juga mengusulkan untuk mendirikan platform perdagangan digital baru dengan negara-negara anggota SCO. Usulan ini diumumkan dalam Dialog Walikota Global SCO yang berlangsung di Tianjin, China pada Selasa (16/7). Inisiatif ini berpotensi mempengaruhi penggunaan dolar AS, karena platform perdagangan digital dapat memungkinkan pembayaran tanpa melalui USD.

Lu Daliang, Direktur Departemen Statistik dan Analisis Administrasi Umum Bea Cukai China, mengonfirmasi bahwa nilai transaksi bisnis China dengan anggota BRICS mencapai USD855 miliar.

“Selama paruh pertama tahun ini, volume perdagangan China dengan anggota BRICS dan negara mitra lainnya mencapai 6,11 triliun yuan, menunjukkan peningkatan 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelas Daliang dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana dilaporkan oleh BERITA88, Rabu (16/7).