Berita

Prancis Tidak Akan Ikut dalam Pembelian Senjata AS untuk Ukraina

PARIS

Prancis tidak memiliki rencana untuk terlibat dalam inisiatif pembelian senjata dari Amerika Serikat untuk Ukraina, karena negara tersebut berfokus pada pengembangan industri senjata dalam negerinya.

Hal ini terlihat dari tidak disebutkannya Prancis ketika Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyampaikan daftar negara yang siap berpartisipasi dalam inisiatif ini dalam pertemuan dengan Presiden AS, Donald Trump, sebagaimana dilaporkan oleh BERITA88.

BERITA88 juga menambahkan bahwa Presiden Prancis, Emmanuel Macron, telah lama mendorong negara-negara Eropa untuk memperkuat industri pertahanan mereka dengan melakukan pembelian senjata dari produsen lokal.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa rudal Patriot telah dikirim ke Ukraina, dan akan disuplai dari stok Jerman, yang kemudian akan menggantinya sendiri.

“Rudal tersebut telah dikirim. Rudal-rudal itu berasal dari Jerman dan kemudian akan diganti oleh Jerman, dan untuk semua ini, Amerika Serikat akan mendapatkan pembayaran penuh,” ujar Trump kepada wartawan.

Rusia secara berulang kali menegaskan bahwa senjata jarak jauh yang disuplai oleh Barat digunakan oleh pasukan Ukraina untuk menyerang warga sipil di wilayah Rusia, serta menghambat upaya perdamaian.