Jokowi Diminta Membuktikan Klaim Agenda Besar Politik Terkait Isu Ijazah dan Pemakzulan
Jokowi Diminta Membuktikan Klaim Agenda Besar Politik Terkait Isu Ijazah dan Pemakzulan
JAKARTA – M. Jamiluddin Ritonga, seorang pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan adanya agenda politik besar di balik tuduhan ijazah palsu dan usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Jamiluddin, klaim Jokowi tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan bersifat tendensius.
“Ada dua alasan yang mendukung pandangan tersebut,” ujar Jamiluddin kepada BERITA88, Rabu (16/7/2025).
Pertama, ia menyebutkan bahwa isu ijazah palsu sudah muncul sejak Jokowi masih menjabat sebagai presiden. “Pada waktu itu, kekuatan politik Jokowi sangat dominan sehingga banyak pihak memilih untuk diam,” jelasnya.
Jamiluddin menambahkan bahwa setelah Jokowi tidak lagi menjabat, pihak yang mempermasalahkan ijazah palsu tidak mengalami perubahan. “Pemainnya tetap Roy Suryo dan rekan-rekannya. Mereka terus konsisten dengan keyakinan mereka mengenai ijazah Jokowi,” ungkapnya.
