politik

Ketegangan Memuncak: Ancaman Perang Total antara Pakistan dan India Usai Pembunuhan 26 Wisatawan Hindu di Kashmir

Ketegangan Memuncak: Ancaman Perang Total antara Pakistan dan India Usai Pembunuhan 26 Wisatawan Hindu di Kashmir

ISLAMABAD – Pakistan dan India mungkin terlibat dalam konflik berskala besar akibat ketegangan yang dipicu oleh penembakan 26 wisatawan Hindu di wilayah Kashmir.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengingatkan tentang bahaya nyata dari konflik ini.

Berbicara pada program “The World” di Sky News bersama Yalda Hakim, Asif menyatakan bahwa dunia harus waspada terhadap kemungkinan konflik besar yang melibatkan kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

Meskipun demikian, Asif menegaskan bahwa Pakistan berharap masalah ini dapat diselesaikan melalui pembicaraan damai.

Kejadian ini bermula ketika 26 wisatawan Hindu tewas ditembak oleh kelompok bersenjata di kawasan wisata Kashmir yang dikuasai India pada Selasa sore.

Pemerintah New Delhi menuduh Islamabad bertanggung jawab atas pembunuhan brutal ini.

Namun, Asif menolak tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa India telah “merencanakan” serangan ini sebagai bagian dari operasi “bendera palsu”.

Ia memperingatkan bahwa militer Pakistan siap menghadapi segala situasi di tengah ketegangan dan tindakan diplomatik yang dilakukan kedua negara.

“Kami akan merespons sesuai dengan tindakan yang diambil oleh India. Respon itu akan terukur,” ujarnya.

“Jika terjadi serangan penuh atau semacamnya, maka perang total tidak dapat dihindari,” tambahnya, seperti dikutip pada Jumat (25/4/2025).