Kesehatan

Sinopsis One On One – drg. Arianti Anaya: Mengungkap Fenomena Dokter Terlibat Kasus Asusila

JAKARTA – Isu Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual oleh Dokter

Peningkatan kasus kekerasan seksual yang melibatkan dokter telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan agar para calon dokter menjalani tes kesehatan jiwa secara berkala untuk mengurangi risiko pelanggaran etik yang dapat merugikan pasien.

Di lapangan, ditemukan masalah lain yang juga serius. Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) melaporkan bahwa lebih dari 2.000 laporan kasus perundungan dialami oleh peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) selama masa pendidikan mereka. Tekanan dan perundungan ini diyakini menjadi salah satu penyebab menurunnya kesehatan mental calon dokter.

Untuk menangani situasi ini, KKI telah mengambil langkah nyata dengan memperbaiki sistem pendidikan dan perlindungan bagi PPDS. KKI memperketat pengawasan pada institusi pendidikan kedokteran, mendorong pelaporan kasus perundungan, serta memastikan bahwa setiap laporan diselidiki secara transparan oleh Majelis Disiplin Profesi. Selain itu, KKI juga mendorong revisi kurikulum agar lebih mendukung kesehatan mental, membatasi jam kerja secara manusiawi, dan mewajibkan tes kesehatan jiwa berkala untuk mendeteksi dini risiko pelanggaran etik.

KKI dan Kementerian Kesehatan kini berupaya melakukan reformasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan kedokteran dan meningkatkan lingkungan kerja tenaga medis. Diharapkan, langkah ini dapat menekan tingkat stres, mencegah pelanggaran etik, serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia kesehatan.

Simak pembahasan lengkap bersama Reza Siregar dan drg. Arianti Anaya dalam program One On One, Jumat, 25 April 2025 pukul 21.30 WIB di BERITA88 TV.