Ekonomi

Kemendagri Ajak Pemprov Papua Tengah Maksimalkan Penyerapan APBD 2025

Kemendagri Ajak Pemprov Papua Tengah Maksimalkan Penyerapan APBD 2025

NABIRE – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk mengoptimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Penyerapan anggaran yang efektif sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan ini disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan APBD TA 2025 di Wilayah Provinsi Papua Tengah dengan tema ‘Pengelolaan Keuangan Daerah Untuk Kesejahteraan Masyarakat’. Acara ini digelar secara hybrid dari Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pada Selasa (29/7/2025).

Maurits memberikan pujian kepada Pemprov Papua Tengah atas pencapaian tertinggi dalam realisasi pendapatan daerah, yaitu 60,66% per 29 Juli 2025, namun ia menekankan perlunya percepatan realisasi belanja.

“Belanja pemerintah, termasuk di tingkat daerah, sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Belanja daerah memiliki dampak langsung pada peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat, yang pada akhirnya memperkuat daya beli dan merangsang pertumbuhan sektor swasta,” ungkap Maurits dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (2/8/2025).

Lebih lanjut, Maurits menekankan agar Pemda segera mengambil langkah strategis untuk mempercepat realisasi APBD TA 2025. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain memastikan penarikan kas sesuai rencana dalam anggaran kas pemerintah daerah dan SPD, serta mendorong PPTK, bendahara pengeluaran, PPK-SKPD, PA/KPA, dan kuasa BUD untuk mematuhi batas waktu penyampaian administrasi pembayaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.