Berita

Inisiatif Desa Bebas Sampah di Karawang: Langkah Nyata Pengelolaan Lingkungan dari Komunitas Dasar

Karawang dan Program Desa Bebas Sampah

Program sosialisasi serta pengembangan bank sampah baru-baru ini diadakan di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang. Acara ini dihadiri oleh 60 peserta yang meliputi masyarakat desa, santri dari Pondok Pesantren Hidayatul Burhan, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan pengurus bank sampah.

Serangkaian kegiatan dilakukan, termasuk edukasi mengenai konsep bank sampah, praktik pemilahan sampah antara organik dan anorganik, serta demonstrasi teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek, Bank Sampah WISE (Waste Innovation for Social Empowerment), dan mahasiswa dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Mahasiswa KKN Unsika memaparkan inovasi Teknologi Tepat Guna berupa alat pirolisis dan PSTA (Pembakaran Sampah Tanpa Asap) sebagai solusi pengurangan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Sekretaris Desa Pasirtanjung, Ratim, memberikan apresiasi atas kerjasama ini. “Atas nama Pemerintah Desa, kami berterima kasih kepada Pertamina untuk pelaksanaan kegiatan ini. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan ekosistem desa yang bersih dan mandiri secara ekonomi. Kegiatan ini juga mendukung program Pemkab Karawang untuk mewujudkan pengelolaan sampah terpadu melalui pembentukan bank sampah di setiap desa,” ungkap Ratim.

Ustaz Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Burhan, juga memberikan apresiasi. “Kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai pesantren dalam menjaga lingkungan. Kami menyambut baik kolaborasi lanjutan dalam bentuk Gerakan Infaq Sampah Santri (GISS) sebagai kontribusi santri terhadap lingkungan,” ujarnya.