Otomotif

Menyusuri Jalan dengan Jetour T1 & T2: Sang Penguasa Jalanan dan Penjelajah Alam!

Di Balik Kemudi Jetour T1 & T2: Sang Penguasa Jalanan dan Penjelajah Alam

SHANGHAI – Jetour berhasil menyelenggarakan acara uji kendara yang dihadiri lebih dari 200 perwakilan media dan influencer dari berbagai belahan dunia, termasuk Timur Tengah, Asia Pasifik, hingga Amerika Selatan, serta Indonesia. Acara yang berlokasi di Shanghai Pudong Chuansha Test Drive Center ini menjadi ajang bagi Jetour untuk memamerkan tiga pilar teknologi unggulannya: ketangguhan off-road, tenaga hybrid yang efisien namun bertenaga, serta teknologi canggih.

Fokus utama tertuju pada model yang akan segera hadir di Indonesia: Jetour T2 dan T1. Kedua model ini dilengkapi dengan mesin plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Moch Ranggy Radiansyah, Direktur Marketing PT Jetour Motor Indonesia (JMI), mengonfirmasi bahwa Jetour T2 akan masuk ke pasar Indonesia pada semester kedua 2025. “Diawali dengan mesin bensin terlebih dahulu, kemudian kami akan menghadirkan versi PHEV-nya,” ungkapnya.

Jetour T1, SUV Urban untuk Menaklukkan Kota dan Jalur Menantang

Jetour T1 adalah kendaraan yang siap menghadapi berbagai medan. Ditenagai mesin 2.0T bertenaga, yang dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan yang responsif, T1 menunjukkan keandalannya baik di jalanan kota yang padat maupun jalur off-road yang menantang.

Dalam kondisi lalu lintas kota yang sering stop-and-go, sistem penggeraknya memberikan akselerasi yang halus dan responsif, memudahkan pengemudi untuk bermanuver. Di jalan raya, T1 menunjukkan performa yang mengesankan dengan kestabilan berkendara bahkan pada kecepatan tinggi.

Namun, bintang dari sesi uji kendara ini adalah sistem penggerak empat roda cerdas XWD. Selama uji lintas poros yang menegangkan, XWD menunjukkan kemampuannya mendistribusikan tenaga secara instan dan presisi ke roda yang memiliki traksi terbaik, memastikan kendaraan dapat melewati situasi sulit. Pada kemiringan samping yang curam, sasis yang diperkuat dan sistem suspensi canggih bekerja sama untuk meminimalkan body roll, memberikan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang, bahkan pada sudut ekstrem.

“’Mode X’ pada sistem ini mampu menghilangkan keraguan saat berkendara karena dapat beradaptasi dengan kondisi jalan hanya dalam hitungan milidetik. Bagi mereka yang menyukai kontrol manual, Jetour T1 juga menawarkan tujuh mode berkendara berbeda, termasuk Sport, Snow, dan Sand, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan performa kendaraan sesuai preferensi dan kondisi jalan,” jelas Ranggy.

Jetour T2 i-DM: Harmoni Efisiensi dan Tenaga Maksimal

Jetour T2 i-DM hadir sebagai perpaduan desain tangguh dan efisiensi yang ramah lingkungan. Di balik kapnya, model ini mengusung mesin hybrid 1.5TGDI generasi kelima. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi DHT 3-percepatan cerdas, memastikan penyaluran tenaga yang mulus dan responsif dalam berbagai kondisi berkendara, dari lalu lintas perkotaan yang padat hingga jalur off-road yang menantang.

Motor listrik Jetour T2 i-DM memberikan pengalaman start yang senyap, menghadirkan ketenangan berkendara layaknya kendaraan listrik murni. Namun, saat kecepatan meningkat, mesin bensin berintegrasi secara mulus, menghasilkan lonjakan torsi yang menegaskan DNA off-road JETOUR T2 yang tiada tanding.