Calon Presiden Kolombia Wafat Setelah Dua Bulan Ditembak di Kepala
Calon Presiden Kolombia Wafat Setelah Dua Bulan Ditembak di Kepala
BOGOTA – Miguel Uribe Turbay, seorang senator yang juga calon presiden Kolombia, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Senin, dua bulan setelah ia mengalami insiden penembakan di kepalanya ketika sedang berkampanye pada 7 Juni lalu. Uribe meninggal pada usia 39 tahun.
Selama masa perawatan di rumah sakit, Uribe menjalani beberapa operasi akibat cedera dari penembakan tersebut.
Pada bulan Juli, kondisinya sempat menunjukkan perbaikan, namun memburuk kembali pada akhir pekan lalu karena mengalami pendarahan di sistem saraf pusat. Informasi ini disampaikan oleh pihak rumah sakit yang merawatnya.
Insiden pembunuhan calon presiden ini mengingatkan kembali pada masa-masa penuh kekerasan politik di Kolombia. Pada dekade 1980-an dan 1990-an, empat kandidat presiden tewas dalam serangkaian serangan yang diduga dilakukan oleh kartel narkoba yang bekerja sama dengan kelompok paramiliter sayap kanan.
“Kamu akan selalu menjadi cinta dalam hidupku,” tulis istri Uribe, Maria Claudia Tarazona, di Instagram pada Senin pagi waktu setempat.
“Terima kasih atas hidup yang penuh cinta, terima kasih telah menjadi ayah bagi anak-anak perempuanku, ayah terbaik bagi Alejandro,” ungkapnya, seperti dilaporkan BERITA88.
“Aku memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan kepadaku agar aku dapat belajar hidup tanpamu,” tambahnya. “Beristirahatlah dalam damai, cinta dalam hidupku, aku akan menjaga anak-anak kita.”
