Putin Nyatakan Rusia Kuasai Kembali Kursk dari Pasukan Ukraina
Putin Nyatakan Rusia Kuasai Kembali Kursk dari Pasukan Ukraina
MOSKOW – Rusia telah berhasil menguasai kembali Kursk, wilayah perbatasan yang sebelumnya menjadi lokasi serangan mendadak Ukraina tahun lalu. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Vladimir Putin dan dianggap sebagai dorongan besar bagi Moskow di saat penting dalam konflik ini.
“Petualangan rezim Kyiv telah gagal total,” ujar Putin pada Sabtu, memberikan ucapan selamat kepada pasukan Rusia yang disebutnya telah mengalahkan militer Ukraina di kawasan tersebut.
Kyiv belum memberikan tanggapan langsung atas klaim Putin, dan BERITA88 tidak dapat memverifikasi laporan di medan perang secara independen.
Pada Sabtu sebelumnya, staf umum militer Ukraina menyatakan bahwa pasukan Ukraina masih beroperasi di Kursk.
Ukraina melancarkan serangan mendadak ke Kursk pada bulan Agustus, dengan cepat merebut wilayah tersebut dalam invasi darat pertama Rusia oleh kekuatan asing sejak Perang Dunia II. Sejak saat itu, Rusia telah berusaha keras untuk mengusir pasukan Ukraina dari perbatasannya, sementara Kyiv terus mengalokasikan sumber daya penting untuk mempertahankan wilayah tersebut, berharap menggunakannya sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi damai. Operasi ini juga bertujuan untuk meredakan tekanan dari garis depan timur yang sedang berjuang.
Jika klaim Putin benar, harapan untuk memanfaatkan Kursk sebagai alat tawar-menawar kini telah pudar, dan mundurnya Ukraina dapat merusak pengaruh politik Kyiv serta moral militernya setelah tiga tahun berperang.
Dalam pidatonya, Putin menegaskan bahwa merebut kembali Kursk “menciptakan kondisi untuk tindakan sukses lebih lanjut dari pasukan kita di area penting lainnya di garis depan.”
Pada Sabtu pagi, di pemakaman mendiang Paus Fransiskus di Vatikan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk membicarakan kemungkinan negosiasi perdamaian. Juru bicara Gedung Putih menyebut pertemuan tersebut “produktif.”
