hiburan

Bimbim Slank Tetap Tegar Saat Pemakaman Ibu Tercinta, Bunda Iffet

Bimbim Slank Tetap Tegar Saat Pemakaman Ibu Tercinta, Bunda Iffet

JAKARTABimbim Slank menunjukkan keteguhan hati saat mengantarkan ibu tercintanya, Bunda Iffet, menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Karet Bivak, Jakarta, pada Minggu (27/4/2025). Meski dihiasi duka mendalam, Bimbim ikut turun ke liang lahat dengan penuh hormat.

Prosesi pemakaman Bunda Iffet di TPU Karet Bivak yang berlangsung sekitar pukul 12.40 WIB diselimuti suasana haru. Sejak pagi, ratusan pelayat, termasuk para Slankers dan sejumlah musisi terkenal, berkumpul di markas besar Slank di Jalan Potlot III, Jakarta Selatan, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ibunda Bimbim.

Di tengah prosesi, personel Slank lainnya, Kaka, mengenang peran penting Bunda Iffet dalam kehidupan mereka. Ia menyampaikan betapa besar perjuangan Bunda Iffet demi menyelamatkan dan membesarkan grup band yang mereka banggakan.

Slankers Antar Jenazah Bunda Iffet ke TPU Karet Bivak

Slankers juga turut menemani kepergian Bunda Iffet ke TPU Karet Bivak.

Kaka menyatakan, “Bunda selalu ada di hati kita semua. Kekeras kepalaan bunda yang gigih memperjuangkan Slank bisa sembuh dan berguna bagi dunia,” ujarnya di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu (27/4/2025).

Banyak musisi juga tampak hadir di pemakaman, termasuk Anang Hermansyah, yang ikut mengiringi kepergian Bunda Iffet ke tempat peristirahatan terakhir. Para Slankers dari berbagai daerah juga hadir, menciptakan suasana penuh cinta dan penghormatan bagi sosok yang mereka anggap sebagai “Ibu Slankers.”

Kabar Duka, Bunda Iffet Meninggal Dunia Usai Dirawat di Rumah Sakit

Bunda Iffet meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit.

Bunda Iffet meninggal dunia pada Sabtu, 26 April 2025 pukul 22.42 WIB dalam usia 87 tahun. Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di Masjid Al-Hidayah.

Sebelum berpulang, Bunda Iffet sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 21 April 2025. Namun hingga saat itu, Bimbim mengaku belum mengetahui secara pasti penyakit yang diderita sang bunda karena tim dokter masih melakukan observasi lebih lanjut.