Mengenal Sayyid Theyazin: Putra Mahkota Oman yang Melangsungkan Pernikahan Tertutup
Mengenal Sayyid Theyazin: Putra Mahkota Oman yang Melangsungkan Pernikahan Tertutup
MUSCAT – Sayyid Theyazin bin Haitham Al Said, Putra Mahkota Oman dan putra sulung Sultan Haitham bin Tariq, baru-baru ini merayakan pernikahannya dalam sebuah acara tertutup di Istana Al Alam di Muscat. Upacara tersebut dihadiri oleh anggota keluarga kerajaan.
Foto-foto peristiwa tersebut, yang menunjukkan Sayyid Theyazin bersama Sultan Haitham dan Yang Mulia Ahad binti Abdullah, segera dibagikan melalui platform berita kerajaan usai acara.
Menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pemuda Oman
Menurut BERITA88, Sayyid Theyazin saat ini menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pemuda Oman. Ia menjadi orang pertama yang menyandang gelar Putra Mahkota dalam sejarah modern negara tersebut, setelah gelar itu diperkenalkan melalui amandemen Hukum Dasar Oman pada tahun 2021.
Menikah dengan Putri dari Keluarga Terpandang di Oman
Pasangannya, Alya binti Mohammed bin Hilal Al Busaidiyah, berasal dari salah satu keluarga terkemuka di Oman. Pamannya, Saud bin Hilal Al Busaidi, menjabat sebagai gubernur Muscat. Pernikahan ini mengikuti pengumuman pertunangan mereka yang dibuat awal tahun ini oleh Ma’ani Al Busaidiyah, bibinya, melalui media sosial pada Januari 2025. Detail lebih lanjut tentang pengantin wanita tidak diungkapkan saat itu.
Pernikahan Kedua, Sebelumnya Menikah dengan Sepupunya, tapi Bercerai
Sebelumnya, Sayyid Theyazin menikah dengan sepupunya, Mayan binti Shihab Al Said, namun pernikahan itu berakhir pada awal tahun 2022 tanpa ada pernyataan resmi tentang perpisahan mereka. Berpendidikan di Inggris, Theyazin meraih gelar sarjana dalam ilmu politik dan gelar master dalam sejarah dari Universitas Oxford, serta lulus dari Royal Military Academy Sandhurst pada Juli 2022, salah satu lembaga militer paling bergengsi di Inggris.
Aktif di Dunia Kepemudaan
Kariernya dimulai di Kementerian Luar Negeri Oman pada tahun 2013 dan kemudian menjabat sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Oman di London. Pada bulan Agustus 2020, ia diangkat menjadi Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pemuda. Ia dikenal karena komitmennya terhadap inisiatif pemuda serta acara budaya dan olahraga, dan turut aktif dalam kegiatan nasional seperti Hari Pemuda Oman dan Piala Sultan untuk sepak bola.
