Bagaimana India Bisa Melakukan Serangan Balasan ke Pakistan?
Bagaimana India Bisa Melakukan Serangan Balasan ke Pakistan?
ISLAMABAD – Ketegangan antara India dan Pakistan semakin meningkat setelah seorang pejabat tinggi Pakistan menyatakan pada Rabu pagi bahwa mereka memiliki “informasi intelijen yang kredibel” bahwa New Delhi berencana melakukan aksi militer terhadap Islamabad dalam 24 jam ke depan.
“Pakistan memiliki informasi intelijen yang kredibel bahwa India bermaksud melakukan aksi militer terhadap Pakistan dalam 24-36 jam ke depan,” kata Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar dalam sebuah pernyataan tengah malam yang tidak biasa di platform media sosial, dilaporkan oleh BERITA88. Namun, ia tidak menjelaskan bukti yang mendasari klaim tersebut.
Pernyataan Tarar muncul hanya seminggu setelah insiden penyerangan terhadap 26 wisatawan di kota pegunungan Pahalgam di wilayah Kashmir yang dikendalikan India, yang telah menimbulkan kemarahan besar.
India menuduh Pakistan terlibat dalam insiden tersebut, klaim yang dibantah oleh Islamabad. Pakistan menawarkan penyelidikan netral atas kejadian tersebut.
1. Serangan Bergaya seperti Tahun 2019
Insiden minggu lalu memicu kemarahan besar di India dan Perdana Menteri Narendra Modi menghadapi tekanan besar untuk memberikan respons keras.
India melakukan serangan udara di Pakistan pada tahun 2019 setelah serangan besar oleh pemberontak terhadap personel paramiliter di wilayah Kashmir yang dikelola India. Itu merupakan serangan pertama ke wilayah Pakistan sejak perang tahun 1971 antara kedua negara tetangga tersebut.
Insiden terbaru terhadap wisatawan di Kashmir menimbulkan kekhawatiran bahwa India mungkin akan merespons dengan cara serupa.
2. Menyiapkan Pertahanan jika Pakistan Membalas
Modi berjanji akan memburu para pelaku “sampai ke ujung bumi” dalam pidato berapi-api minggu lalu. Insiden pembantaian tersebut memicu peningkatan permusuhan antara kedua negara selama seminggu terakhir.
Tarar dari Pakistan pada hari Rabu menyatakan bahwa “petualangan militer apa pun oleh India akan dihadapi dengan pasti dan tegas.”
3. Mengandalkan Perang Udara dan Laut
Pada minggu ini, New Delhi dan Islamabad sama-sama memamerkan kekuatan militer mereka.
Pakistan menembak jatuh pesawat nirawak milik India, yang digunakan untuk “spionase” di wilayah Kashmir yang disengketakan pada hari Selasa, sumber keamanan Pakistan mengatakan kepada BERITA88.
Dua hari sebelumnya, angkatan laut India mengklaim telah melakukan uji coba serangan rudal untuk “memvalidasi ulang dan menunjukkan kesiapan platform, sistem, serta kru untuk serangan ofensif presisi jarak jauh.”
Ketegangan juga meningkat di sepanjang Garis Kontrol, dengan baku tembak terjadi di sepanjang perbatasan yang disengketakan selama enam malam berturut-turut.
