politik

Permintaan Forum Purnawirawan TNI, Menhan: Kita Menghormati Pemikiran Para Sesepuh

Permintaan Forum Purnawirawan TNI, Menhan: Kita Menghormati Pemikiran Para Sesepuh

JAKARTA – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan tanggapan terkait permintaan dari Forum Purnawirawan TNI yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menghargai pandangan yang disampaikan tersebut.

“Kita menghormati apa yang menjadi pemikiran dari para sesepuh,” ujar Sjafrie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Pemerintah telah menerima semua masukan dari para senior purnawirawan TNI dan akan melakukan pengkajian terhadap usulan tersebut.

“Kita akan mengkaji lebih dalam mana yang produktif dan mana yang mungkin belum bisa kita bahas lebih lanjut,” katanya.

Dokumen pernyataan sikap dari Purnawirawan TNI telah tersebar di media sosial. Salah satunya diunggah oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu di akun media sosial pribadinya.

Dokumen ini ditandatangani oleh 103 purnawirawan Jenderal, 73 Laksamana, 65 Marsekal, dan 91 Kolonel. Beberapa tokoh purnawirawan TNI yang ikut menandatangani antara lain mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan Wakil Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, serta mantan KSAU Marsekal TNI (Purn) Hanafi Asnan.

8 Poin Permintaan Purnawirawan TNI

1. Kembali ke UUD 1945 asli sebagai Tata Hukum Politik dan Tata Tertib Pemerintahan.

2. Mendukung Program Kerja Kabinet Merah Putih yang dikenal sebagai Asta Cita, kecuali untuk kelanjutan pembangunan IKN.

3. Menghentikan PSN PIK 2, PSN Rempang, dan kasus-kasus serupa karena sangat merugikan dan menindas masyarakat, serta berdampak buruk pada lingkungan.

4. Menghentikan tenaga kerja asing dari China yang masuk ke wilayah NKRI dan memulangkan mereka ke negara asalnya.