Berita

Mesak Mbura dari Partai Perindo Dorong Pemerataan Pembangunan di Kupang Timur

Mesak Mbura dari Partai Perindo Dorong Pemerataan Pembangunan di Kupang Timur

KUPANG – Sertifikasi tanah, perbaikan infrastruktur jalan, dan irigasi yang tidak berfungsi lagi menjadi beberapa aspirasi yang disampaikan warga Dusun Olio, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam masa reses anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo Mesak NJ Mbura.

Acara reses ini berlangsung secara terbuka dan hangat, menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan harapan mereka langsung kepada wakil rakyat. Pejabat kelurahan, RT/RW, tokoh agama, hingga masyarakat umum turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam dialog interaktif tersebut.

“Kegiatan reses ini adalah wadah untuk menjembatani pikiran rakyat di Dapil Kupang 1. Ruang nyata untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Mesak, Rabu (30/4/2025).

Berbagai permasalahan sehari-hari yang dihadapi masyarakat, seperti akses jalan menuju tambak garam yang rusak parah, jalan tani yang sulit dilalui petani saat panen, hingga usulan pemekaran Desa Olio agar pelayanan publik bisa lebih cepat dan dekat, menjadi topik pembahasan.

Permohonan sertifikasi tanah juga menjadi perhatian utama warga. Banyak yang berharap adanya percepatan agar kepemilikan lahan tidak lagi menjadi beban pikiran.

Kebutuhan akan rumah layak huni dan perbaikan saluran irigasi juga diangkat dalam sesi tanya jawab. “Saya lahir dan besar di sini. Jadi ketika warga menyampaikan keluhan soal jalan rusak, atau soal tanah dan rumah, saya bisa rasakan betul. Ini bukan soal politik lima tahunan, ini soal kehidupan sehari-hari mereka,” ungkapnya.

Selain Kelurahan Merdeka, lulusan Akademi Teknik Kupang ini menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses di empat wilayah lainnya yakni Kelurahan Tuatuka, Desa Tuapukan, Desa Oelatimo, dan Desa Oesao.

Di Desa Oesao, perhatian tertuju pada embung yang rusak berat. Embung ini mengairi 100 hektare lahan sawah dan Desa Oesao adalah salah satu penyangga pangan untuk Kota Kupang.

Sementara di Kelurahan Tuatuka, kelompok tani yang terdiri dari 43 orang mengalami kekurangan hand tractor untuk menggarap lahan seluas 100 hektare. Akses jalan tani dan belum meratanya BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian dari legislator yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat Dapil Kupang 1 ini.

Mesak menyatakan bahwa semua masukan akan dibawanya ke rapat-rapat dewan dan dinas terkait. Partai Perindo konsisten memperjuangkan pembangunan yang berpihak kepada rakyat kecil, terutama di wilayah-wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara merata.

Alumnus SMA PGRI Kupang ini juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyuarakan aspirasinya melalui forum-forum terbuka seperti ini. “Kolaborasi antara masyarakat dan wakil rakyat sangat penting agar pembangunan tepat sasaran,” ucapnya.