15 Kebakaran Hutan Terbesar Sepanjang Sejarah, Israel di Urutan Mana?
15 Kebakaran Hutan Terbesar Sepanjang Sejarah, Israel di Urutan Mana?
NEW YORK – Bencana kebakaran hutan terbesar di dunia telah terjadi setidaknya 15 kali. Beberapa di antaranya sangat mematikan, menghanguskan jutaan hektar tanah dan rumah.

Korban Tewas Akibat Kebakaran Hutan di AS Bertambah
Kebakaran hutan paling parah sering kali diperburuk oleh kekeringan, sambaran petir, dan angin kencang, mengakibatkan salah satu kebakaran paling dahsyat yang pernah tercatat.
Berikut adalah 15 kebakaran hutan terbesar dalam sejarah dunia:
1. Kebakaran Hutan New South Wales (1974-75)
Musim panas 1974-1975 menyaksikan kebakaran terluas dalam sejarah modern, sekaligus yang terburuk di Oseania, dengan area 289 juta hektar terbakar. Sekitar 15 persen dari daratan Australia terbakar, tetapi korban jiwa relatif sedikit karena kebakaran terjadi di wilayah yang sebagian besar tak berpenghuni.
2. Kebakaran Hutan Australia 2019-2020
Kebakaran hutan pada periode 2019-2020 menghanguskan sekitar 60 juta hektar lahan, merusak satwa liar dan komunitas. Dikenal sebagai Black Summer, kebakaran ini adalah salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah Australia.
3. Kebakaran Taiga Siberia (2003)
Kebakaran Taiga Siberia menghanguskan sekitar 55 juta hektar hutan boreal, menjadikannya salah satu kebakaran terbesar yang pernah tercatat. Kebakaran ini dipicu oleh kekeringan dan sambaran petir, menghancurkan wilayah terpencil di Rusia.
4. Kebakaran Hutan Rusia 2021
Tahun 2021, Rusia mengalami kebakaran besar yang membakar hampir 44,5 juta hektar. Diperburuk oleh perubahan iklim, kebakaran ini terjadi di tengah panas dan kekeringan luar biasa di hutan boreal Siberia.
5. Naga Hitam Api (1987)
Salah satu kebakaran terbesar di Amerika Utara, Naga Hitam Api menghanguskan lebih dari 18 juta hektar di Tiongkok dan Rusia, didorong oleh angin kencang dan mengakibatkan kerusakan besar di Asia.
6. Kebakaran Manitoba 1989
Salah satu kebakaran terbesar di Kanada, Kebakaran Manitoba 1989 membakar hampir 8 juta hektar, memicu evakuasi massal dan perubahan signifikan dalam strategi penanggulangan kebakaran.
