4 Alasan Mengapa Terence Crawford Sulit Menundukkan Saul Canelo Alvarez di Kelas 76,2 Kg
4 Alasan Mengapa Terence Crawford Sulit Menundukkan Saul Canelo Alvarez di Kelas 76,2 Kg
Terence Crawford menghadapi tantangan berat untuk menundukkan Saul Canelo Alvarez ketika dia memutuskan untuk naik dua divisi ke kelas menengah super 76,2 kilogram. Pelatihnya, Brian ‘BoMac’ McIntyre, menyatakan tekadnya untuk mempersiapkan Crawford menghadapi juara dunia kelas menengah super yang tak terkalahkan, Saul Canelo Alvarez. Hal ini dilakukan mengingat keraguan dari penggemar terhadap kemampuan petinju tersebut.
McIntyre mencatat adanya skeptisisme dari para penggemar terkait peluang kemenangan Terence, mengingat dia harus naik dari kelas 69,8 kg ke 76,2 kg demi menantang Saul Canelo Alvarez (63-2-2, 39 KO) untuk memperebutkan empat gelar pada 12 September di Allegiant Stadium, Las Vegas.
Baca Juga: Naoya Inoue Dipukul Jatuh Lagi, sang Monster KO Dilarang Naik ke Kelas Bulu
Apa saja faktor penyebab keraguan ini? Berikut empat alasan Crawford menghadapi kesulitan dalam mengalahkan Saul Canelo Alvarez di kelas menengah super.
1. Usia
Pada saat bertarung melawan Canelo, Crawford akan mendekati usia 38 tahun. Ulang tahunnya jatuh pada 28 September. Dia sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan dan kelemahan dalam pertarungan sebelumnya melawan Israil Madrimov. Penurunan kondisi fisik ini terlihat jelas dan meskipun ia menang, keputusannya dianggap meragukan.
2. Lama Tidak Aktif
Sudah 13 bulan berlalu sejak Terence terakhir kali bertarung ketika menghadapi Canelo Alvarez. Sebelum itu, dia sudah absen selama 13 bulan dan terlihat berkarat serta lamban dalam debutnya di kelas 69,8 kg.
Baca Juga: 4 Juara Dunia Tinju yang Bersaing Menjadi Petinju P4P Terbaik Tahun 2025
3. Persepsi Bertarung Demi Uang
Banyak yang berpendapat bahwa motivasi utama Terence Crawford untuk bertarung dengan Canelo adalah demi mendapatkan bayaran sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun. Mereka menyoroti kurangnya ambisi Crawford untuk naik ke kelas 76,2 kg dan menghadapi petinju-petinju tangguh seperti David Benavidez, David Morrell, dan Osleys Oglesias.
4. Kekuatan Canelo Alvarez
Meski usianya bertambah, kekuatan Canelo tetap luar biasa. Pukulan yang ia layangkan kepada dua lawan terakhirnya, William Scull dan Edgar Berlanga, menunjukkan kemampuan untuk merusak tubuh Crawford yang rapuh. Tubuhnya tidak dirancang untuk menerima pukulan dari Canelo yang tangguh dan kuat.
