Rusia Menjatuhkan Lebih dari 500 Drone Ukraina dalam Satu Hari
Rusia Menjatuhkan Lebih dari 500 Drone Ukraina dalam Satu Hari
MOSKOW – Pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan BERITA88 melaporkan bahwa sistem anti-pesawat Moskow berhasil menembak jatuh lebih dari 500 drone Ukraina dalam waktu satu hari.
Sistem ini juga menghancurkan dua roket HIMARS yang dipasok oleh Amerika Serikat, lima rudal Neptune, dan enam bom JDAM yang diluncurkan oleh pasukan Kyiv.
Serangan udara dari Ukraina kian intens menjelang gencatan senjata sepihak yang dideklarasikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Gencatan senjata ini dijadwalkan dimulai pada tengah malam 7-8 Mei hingga tengah malam 10-11 Mei.
Dimaksudkan sebagai gerakan kemanusiaan untuk memperingati 80 tahun kemenangan Soviet atas Jerman Nazi dalam Perang Dunia II, gencatan senjata selama tiga hari ini juga membuka peluang untuk negosiasi langsung dengan Kyiv tanpa syarat awal.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada hari Rabu memastikan bahwa Rusia tetap berencana menawarkan gencatan senjata tiga hari.
Peskov menyatakan, “Dengan meningkatkan serangan drone pada Rusia, rezim Kyiv terus menunjukkan esensinya, kecenderungannya terhadap tindakan teroris.”
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, telah menolak mendukung gencatan senjata yang diusulkan Putin, menyebutnya sebagai “upaya manipulasi”.
Rodion Miroshnik, penyelidik kejahatan perang dari Kementerian Luar Negeri Rusia, melaporkan bahwa serangan drone Ukraina telah menewaskan 15 orang dan melukai 142 lainnya pekan lalu.
