PM Pakistan Adakan Pertemuan Badan Komando Nasional, Bahas Senjata Nuklir?
ISLAMABAD
Militer Pakistan mengumumkan bahwa Perdana Menteri Shehbaz Sharif telah mengadakan pertemuan dengan badan tertinggi sipil dan militer negara tersebut. Pertemuan ini bertujuan untuk membuat keputusan penting mengenai keamanan nasional, termasuk yang berkaitan dengan persenjataan nuklir negara tersebut.
Beberapa saat setelah subuh di Pakistan, militer negara ini melancarkan serangan balasan terhadap India, dengan operasi bernama sandi ‘Bunyan Marsoos’, diambil dari sebuah ayat dalam Al-Quran.
Serangan ini menargetkan beberapa lokasi di seluruh wilayah India, yang semuanya adalah situs militer, termasuk satu stasiun rudal dan dua lapangan udara.
Berdasarkan informasi dari sumber militer, lokasi-lokasi tersebut sebelumnya digunakan untuk menargetkan warga sipil, tempat ibadah, serta fasilitas militer Pakistan.
Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa mereka sebenarnya tidak ingin melakukan serangan balasan ini, tetapi merasa terpaksa harus melakukannya setelah serangan yang terjadi pada 7 Mei oleh India.
Pemerintah Pakistan langsung menanggapi dengan menyatakan bahwa mereka berhak untuk merespons dan melindungi integritas serta kedaulatan wilayahnya.
