Berita

Pakistan Menahan Pilot Wanita Pertama India Setelah Pesawatnya Jatuh

ISLAMABAD

Video yang tengah viral di media sosial dan beberapa laporan dari media berita regional menyebutkan bahwa Komandan Skuadron Shivangi Singh, pilot wanita pertama Angkatan Udara India yang menerbangkan pesawat tempur Rafale, diduga telah ditahan di Kotli, yang terletak di Azad Jammu dan Kashmir.

Detail dari insiden ini masih belum jelas, dan belum ada pernyataan resmi dari Angkatan Udara India maupun Pemerintah India hingga saat ini. Rekaman yang beredar menunjukkan personel keamanan Pakistan mendekati seorang pilot India yang jatuh, diduga untuk menahannya, meskipun informasi ini belum terverifikasi.

Menurut laporan dari BERITA88, Shivangi Singh, berusia 29 tahun, adalah wanita pertama dan satu-satunya di India yang terpilih untuk mengoperasikan pesawat tempur multiperan Rafale buatan Prancis, yang menjadi simbol kemajuan kekuatan udara India.

Dia bergabung dengan Angkatan Udara India pada tahun 2017 dan mulai menerbangkan pesawat tempur pada tahun 2018, setelah keputusan militer India untuk mengizinkan wanita dalam peran tempur.

Dalam wawancara sebelumnya dengan AFP, Singh mengisahkan bagaimana kunjungannya ke Museum Angkatan Udara India di New Delhi saat kecil memicu minatnya terhadap penerbangan, dengan berkata, “Di sinilah petualangan saya dimulai. Saya langsung tahu bahwa saya ingin menjadi pilot.” Bergabungnya dia ke skuadron Rafale merupakan pencapaian penting baik secara pribadi maupun dalam upaya India untuk memodernisasi dan mendiversifikasi militernya.

Menikah dengan pilot pesawat tempur lainnya, Singh sering berbicara tentang mengatasi hambatan dan menginspirasi generasi perempuan masa depan di angkatan bersenjata. Dia dikenal luas sebagai simbol kemajuan India menuju sektor pertahanan yang lebih inklusif.

Meskipun spekulasi beredar luas, belum ada konfirmasi atau penolakan resmi dari otoritas pertahanan kedua negara. Situasi ini tetap tidak pasti dan terus dipantau dengan ketat.

Sebelumnya, CGTN China menyatakan bahwa Pakistan telah menembak jatuh pesawat India dan menangkap pilotnya.

CGTN China mengutip pernyataan militer Pakistan yang menyatakan bahwa setelah pesawat India ditembak jatuh, Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengadakan pertemuan dengan Otoritas Komando Nasional.

Terdapat laporan di media sosial bahwa jet Rafale telah ditembak jatuh, diduga di Sialkot, dan seorang pilot wanita ditahan, meskipun perkembangan ini belum mendapatkan konfirmasi resmi.