politik

Pengakuan Tak Biasa PM Sharif: India Lancarkan Serangan ke Pangkalan Udara Nur Khan Pakistan

Pengakuan Tak Biasa PM Sharif: India Lancarkan Serangan ke Pangkalan Udara Nur Khan Pakistan

ISLAMABAD – Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dalam sebuah pengakuan publik yang jarang terjadi, mengonfirmasi bahwa rudal balistik dari India menghantam Pangkalan Udara Nur Khan serta beberapa target lain di dalam wilayah Pakistan pada dini hari 10 Mei.

Berbicara pada sebuah acara di Islamabad, Sharif menggambarkan panggilan telepon pada pukul 02.30 dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Syed Asim Munir, yang memberinya informasi tentang serangan rudal yang dilakukan oleh India.

“Pada malam antara tanggal 9-10 Mei, sekitar pukul 02.30 dini hari, Jenderal Asim Munir menghubungi saya melalui saluran aman dan menginformasikan bahwa India telah meluncurkan rudal balistiknya. Satu rudal telah jatuh di Pangkalan Udara Nur Khan dan beberapa lainnya di area lain,” kata PM Sharif dalam pidatonya baru-baru ini.

Pangkalan Udara Nur Khan, yang terletak di antara Rawalpindi dan Islamabad, adalah fasilitas militer strategis yang telah lama menjadi pusat operasi udara Pakistan. Sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Udara Chaklala, lokasi ini juga sempat menjadi sasaran pasukan India selama perang India-Pakistan tahun 1971.

Cuplikan dari pidato PM Sharif tersebut juga dibagikan oleh seorang politisi India.

“Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sendiri mengakui bahwa Jenderal Asim Munir meneleponnya pada pukul 02.30 pagi untuk memberi tahu bahwa India telah mengebom Pangkalan Udara Nur Khan dan beberapa lokasi lainnya. Renungkanlah—Perdana Menteri terbangun di tengah malam dengan berita tentang serangan di dalam wilayah Pakistan. Ini menunjukkan skala, ketepatan, dan keberanian #OperasiSindoor,” tulis juru bicara Bharatiya Janata Party (BJP) Amit Malviya di media sosial sambil membagikan video pidato PM Pakistan.

Serangan India tersebut dilakukan di bawah Operasi Sindoor, sebuah aksi militer yang diluncurkan pada 7 Mei sebagai balasan atas serangan teror di Pahalgam (wilayah Kashmir yang dikontrol India) pada 22 April yang menewaskan 26 wisatawan Hindu.

Menurut sumber pemerintah India, sekitar 100 “teroris” yang berafiliasi dengan kelompok militan seperti Jaish-e-Mohammed, Lashkar-e-Taiba, dan Hizbul Mujahideen berhasil dilumpuhkan selama operasi ini.

Kampanye pengeboman itu melibatkan Angkatan Udara India (IAF), Angkatan Darat India, dan Angkatan Laut yang bekerja sama untuk menyerang infrastruktur teror dan instalasi militer strategis di seluruh Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan. Target serangan termasuk lapangan udara, stasiun radar, dan pusat komunikasi di setidaknya 11 lokasi yang diketahui.

Di antara target pertama yang diserang pada dini hari 10 Mei adalah pangkalan PAF di Chaklala (Nur Khan) dan Sargodha. Citra satelit kemudian mengonfirmasi dampak di Jacobabad, Bholari, dan Skardu.