Profil GlaxoSmithKline: Pemain Utama di Balik Vaksin TBC di Indonesia
Profil GlaxoSmithKline: Pemain Utama di Balik Vaksin TBC di Indonesia
JAKARTA – GlaxoSmithKline (GSK), sebuah perusahaan biofarmasi terkemuka yang berbasis di Inggris, tengah menjadi perhatian publik berkat partisipasinya dalam pengembangan vaksin TBC yang didukung oleh Bill Gates, yang akan diuji klinis di Indonesia.
Vaksin TBC ini merupakan hasil kerja sama antara GSK dan Bill & Melinda Gates Foundation, dengan tujuan untuk menawarkan solusi inovatif bagi masalah tuberkulosis yang masih menjadi tantangan signifikan di Indonesia.
Pengembangan vaksin TBC tersebut memanfaatkan teknologi protein rekombinan mutakhir dan dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih efektif dibandingkan dengan vaksin BCG tradisional. Uji klinis vaksin M72 Bill Gates di Indonesia telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Beberapa pihak mengungkapkan kekhawatiran mengenai keselamatan dan keterbukaan proses uji klinis, bahkan menuduh bahwa masyarakat dijadikan subjek percobaan. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut tidak berdasar.
“Informasi yang menyatakan bahwa uji klinis vaksin TBC M72 bertujuan merugikan masyarakat Indonesia adalah tidak tepat. Proses uji klinis vaksin ini telah melewati tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan keamanan vaksin,” ujar Kemenkes melalui akun Instagram resminya pada Minggu (18/5/2025).
“Indonesia dipilih karena tingginya angka kasus TBC, dan vaksin ini berpotensi menjadi solusi untuk menyelamatkan nyawa. Jangan terpengaruh hoaks, dukung upaya memerangi TBC di Indonesia,” tambahnya.
Profil GlaxoSmithKline
GlaxoSmithKline merupakan perusahaan biofarmasi yang berbasis di Inggris, berkomitmen untuk mempercepat penemuan dan distribusi obat-obatan serta vaksin bagi masyarakat global. GSK bertujuan memberikan dampak kesehatan positif bagi 2,5 miliar orang di seluruh dunia pada akhir dekade ini.
Menurut informasi dari situs resminya, GSK berfokus pada pengembangan obat-obatan dan vaksin dengan memanfaatkan ilmu sistem imun dan teknologi mutakhir. Perusahaan ini aktif dalam empat area terapi utama.
