Sejarah Nama Ibu Kota Pakuan Pajajaran yang Dipengaruhi Tumbuhan Paku
Prabu Siliwangi dan Kerajaan Pajajaran yang Termasyhur
Prabu Siliwangi dikenal sebagai Raja Pajajaran yang terkenal. Kerajaan ini terletak di bagian barat Pulau Jawa, tepatnya di wilayah tanah Sunda. Dengan ibu kota di Pakuan Pajajaran, kerajaan ini menjadi salah satu kerajaan besar di tanah Sunda sejak era Tarumanagara.
Ada sejumlah prasasti yang menjelaskan perjalanan dan asal usul Kerajaan Pajajaran, seperti Prasasti Kebantenan, Prasasti Batutulis, serta sumber sejarah dari naskah lontar yang ditulis pada masa itu.
Prasasti dan Naskah Sejarah
Misalnya, pada Prasasti Kebantenan terukir nama pakuan. Sementara itu, dalam Prasasti Batutulis dan naskah-naskah lontar, huruf-huruf tersebut ditulis menggunakan pasangan atau tanda baca yang mengubah bunyi vokal, seperti dari a menjadi e atau o, atau menambahkan bunyi atau konsonan di tengah atau akhir sehingga menjadi pakwan.
Ejaan dalam Prasasti Kebantenan mengenai vokal /u/ dan /a/ memiliki kesamaan dengan Prasasti Wastu Kancana di Kawali. Di situ terdapat kata-kata kadatuan dan buana seperti yang dikutip dari buku “Melacak Sejarah Pakuan Pajajaran dan Prabu Siliwangi” karya Saleh Danasasmita.
