Sapi di India: Dihormati di Dalam Negeri, Diekspor ke Luar Negeri
Sapi di India: Dihormati di Dalam Negeri, Diekspor ke Luar Negeri
NEW DELHI – Di India, sapi dikenal sebagai makhluk suci dan dagingnya dilarang untuk dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat. Hal ini terkait dengan agama mayoritas di India, yaitu Hindu.
Menurut data sensus, hampir 80 persen dari 1,2 miliar penduduk India adalah penganut Hindu. Banyak umat Hindu menyembah sapi dan menghindari konsumsi daging sapi. Mungkin mengejutkan bahwa India adalah salah satu eksportir daging sapi terbesar kedua di dunia.
Di India, sapi lebih dari sekadar hewan ternak; hewan ini memiliki posisi khusus dalam budaya dan agama Hindu. Dipandang sebagai simbol kesucian dan kemakmuran, sapi sering disebut sebagai “gau mata” atau ibu sapi.
Ekspor Daging dari India dan Peran Kerbau
Status suci sapi menyebabkan larangan penyembelihan di banyak negara bagian India. Sampai tahun 2024, sekitar 20 dari 28 negara bagian memiliki undang-undang yang melarang atau membatasi penyembelihan sapi. Namun, larangan ini tidak selalu mencakup kerbau, yang secara hukum dapat disembelih dan dagingnya diekspor.
Walaupun ada larangan domestik, India tetap menjadi salah satu pengekspor daging sapi terbesar di dunia. Berdasarkan data dari USDA, pada tahun 2015, India mengekspor sekitar 2,4 juta ton daging sapi, melampaui Brasil dan Australia.
Penting untuk dicatat bahwa daging sapi yang diekspor dari India sebagian besar berasal dari kerbau air, yang secara hukum berbeda dari sapi di India.
