politik

Mengenal Delphine Horvilleur: Rabi Yahudi Prancis yang Kritisi Kebijakan Israel

Delphine Horvilleur: Sosok Rabi Yahudi Prancis yang Kritisi Masa Depan Israel

PARIS – Delphine Horvilleur, seorang rabbi yang tinggal di Paris dan memimpin jemaat Reformasi, menghadapi ancaman pembunuhan setelah melontarkan kritik terhadap pemerintah sayap kanan Israel yang mendukung blokade kemanusiaan di Gaza.

Rakyat Israel dan Palestina: Masa Depan yang Terhubung

Dalam artikel yang diterbitkan baru-baru ini di majalah triwulanan, Tenou’a, Horvilleur menyatakan, “Tanpa masa depan bagi rakyat Palestina, tidak akan ada masa depan bagi rakyat Israel juga.”

Menurut Haaretz, setelah artikel itu diterbitkan, Horvilleur mengalami “serangan pelecehan daring”, termasuk ajakan untuk eksekusi.

“Ada petisi yang menentang saya, dan sebagian besar pesan yang saya terima bernada misoginis,” ujar Horvilleur kepada Haaretz. “Mereka mengomentari penampilan saya, menegaskan bahwa seorang wanita tidak boleh berbicara atau memegang posisi otoritas keagamaan.”

Peran Dalam Gerakan Yahudi Liberal Prancis

Delphine Horvilleur berperan penting dalam memperbarui komunitas Yahudi tradisional di Prancis melalui kepemimpinannya dalam Gerakan Yahudi Liberal Prancis.

Sebagai cucu dari korban selamat Holocaust, Horvilleur dibesarkan dengan tradisi Yahudi yang kuat. Ia belajar jurnalisme di Universitas Ibrani Yerusalem, lalu pindah ke New York untuk mengikuti kursus intensif studi Yahudi di Institut Drisha sebelum melanjutkan studi di Hebrew Union College – Institut Agama Yahudi.