Agama dan Spiritualitas

Mengapa Pendidikan Anak Perempuan Diberi Perhatian Khusus dalam Islam?

Mengapa Pendidikan Anak Perempuan Diberi Perhatian Khusus dalam Islam?

Dalam ajaran Islam, mendidik anak perempuan mendapatkan perhatian yang signifikan. Apa alasannya? Karena dari perempuan muslimah, diharapkan akan lahir generasi yang dapat menegakkan syariat Islam. Seorang perempuan berperan dalam menanamkan nilai moral dan akhlak yang baik kepada anak-anaknya. Jika seorang perempuan dididik dengan nilai-nilai Islam, Insya Allah ia dapat menjadi penolong orangtuanya di akhirat nanti.

Oleh karena itu, mendidik anak perempuan memiliki tantangan tersendiri. Anak perempuan memiliki keutamaan yang berbeda dibandingkan anak laki-laki. Dikisahkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

“Seorang wanita datang kepadaku dengan membawa dua putrinya sambil meminta, dan aku tidak memiliki apapun kecuali satu buah kurma, maka aku memberikannya kepada wanita itu. Ia pun membaginya kepada putrinya dan tidak memakannya sendiri. Setelah itu, ibu tersebut pergi, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang menemui kami, dan aku menceritakan hal tersebut kepada beliau.

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR Bukhari dan Muslim).

Syaikh Abdul Mun’im Ibrahim dalam kitab Tarbiyatul Banaat fil Islam mengatakan, salah satu cara orang tua memenuhi kebutuhan emosional anak perempuan adalah dengan memberikan keyakinan bahwa ia merupakan bagian dari orang tuanya, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah. Dalam riwayat lain, Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan:

“Aku tidak melihat seseorang yang lebih mirip dengan Rasulullah dalam cara berbicara selain Fatimah. Ketika Fatimah datang menemui Rasulullah, beliau berdiri, menyambutnya, menciumnya, dan mempersilakannya duduk di tempatnya. Begitu pula, ketika Rasulullah mengunjungi Fatimah, Fatimah berdiri menyambutnya, memegang tangan beliau, dan mempersilahkannya duduk di tempatnya. Ketika Rasulullah sakit keras, Fatimah mendatangi beliau, dan beliau menyambut serta menciumnya.” (HR. Al-Bukhari).

Mendidik anak perempuan membutuhkan kesabaran dan kelembutan. Karena secara kodrati, perempuan memiliki jiwa yang lebih emosional dan sensitif.

“Dari ‘Aisyah, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah meridhai beliau, berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal” (HR. Bukhari).

Intinya, mendidik anak perempuan memerlukan perhatian lebih dibandingkan laki-laki. Seorang ulama mengatakan: “Jika Anda mendidik seorang laki-laki, maka Anda telah mendidik satu orang. Namun, bila Anda mendidik seorang anak perempuan, maka Anda telah mendidik sebuah umat.” (Al Imam Abdul Hamid bin Badis).

Oleh karena itu, didiklah anak perempuan untuk ‘memahalkan’ dirinya. Misalnya, ajarilah mereka untuk merasa malu dengan aurat sendiri dan aurat orang lain. Didiklah mereka untuk mencari cinta Allah Ta’ala, Sang Maha Pencipta, daripada berharap cinta manusia.

Didiklah anak perempuan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dan rujukan sehari-hari. Ajari mereka untuk mengenal siapa mahram dan bukan mahram bagi mereka.

Didiklah mereka untuk menjaga martabat lebih daripada menjaga hati orang yang baru dikenal. Ajari semua itu dengan penuh perhatian dan kelembutan.

Seperti yang dikatakan Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Dari ‘Aisyah semoga Allah meridhai beliau bahwa dia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jika Allah ‘azza wa jalla menginginkan kebaikan bagi anggota rumah tangga, Dia akan memasukkan kelembutan kepada mereka'” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya, yang dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jaami ‘as-Shaghir).

Baca juga: Pahala Besar Mendidik Anak Perempuan, Begini Penjelasannya

Wallahu A’lam

Lihat Juga: Bakal Punya Anak Perempuan, Denny Sumargo Sudah Kurangi Lihat-Lihat Cewek Seksi