Komitmen Pemerintah dalam Memperkuat Sektor Maritim
Komitmen Pemerintah dalam Memperkuat Sektor Maritim
JAKARTA – Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menunjukkan tekad yang kuat dalam memperkuat sektor maritim sebagai salah satu pilar utama pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program strategis seperti penguatan Tol Laut, penerapan ekonomi biru, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kemaritiman.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan bahwa laut bukan hanya merupakan warisan sejarah bangsa, tetapi juga masa depan Indonesia. “Sektor maritim adalah tulang punggung kedaulatan, konektivitas, dan kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen penuh untuk mengembangkannya secara berkelanjutan,” ungkapnya dalam siaran pers pada Sabtu (24/5).
Simak Juga: Menhub Ingatkan Dampak Konflik India-Pakistan pada Biaya Penerbangan
Sebagai langkah nyata, pemerintah akan menyelenggarakan Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 pada 26-28 Mei di Jakarta Convention Center. Acara internasional ini diharapkan menjadi forum strategis untuk mempercepat realisasi berbagai program maritim sekaligus menjawab tantangan di sektor ini.
Program Tol Laut yang bertujuan mengurangi disparitas harga dan meningkatkan konektivitas antarpulau akan terus diperkuat. Kali ini, pemerintah akan mengintegrasikannya dengan prinsip ekonomi biru yang berkelanjutan.
“Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan konektivitas, tetapi juga memastikan aktivitas maritim yang ramah lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir,” jelas Dudy.
Selain itu, pemerintah berupaya mendorong hilirisasi industri maritim, seperti memperkuat galangan kapal dalam negeri dan mengembangkan kawasan industri berbasis kelautan. Transformasi digital juga menjadi isu penting yang akan dibahas dalam IMW 2025. Pemerintah berencana mempercepat adopsi teknologi di sektor logistik dan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi.
