Biaggio Ali Walsh: Cucu Muhammad Ali Bicara Tentang Perubahan Dunia Tinju
Biaggio Ali Walsh: Cucu Muhammad Ali Bicara Tentang Perubahan Dunia Tinju
Biaggio Ali Walsh, cucu dari ikon tinju dunia Muhammad Ali, memberikan pandangannya mengenai arah baru dunia tinju yang kini semakin diwarnai dengan pertarungan berbasis hiburan. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BERITA88, pria berusia 26 tahun ini menyatakan bahwa kakeknya tidak akan merasa keberatan, malah akan menikmati tontonan seperti pertarungan antara Mike Tyson melawan Jake Paul.
Di tengah-tengah kritik dari para penggemar tinju klasik yang menilai pertarungan antara Mike Tyson dan Jake Paul merusak sportivitas karena lebih mementingkan sensasi dan keuntungan finansial, Biaggio justru memiliki perspektif yang berbeda. Ia percaya bahwa Ali, sang legenda yang meninggal dunia pada tahun 2016, akan melihatnya sebagai bentuk evolusi hiburan dalam olahraga tersebut.
“Menurut saya, dia akan merasa terhibur,” ungkap Biaggio. “Ali dulu menciptakan sensasi melalui trash talk dan kepribadian flamboyannya untuk menarik perhatian publik. Jadi, jika ada petarung yang mampu membuat jutaan orang menonton, itu artinya mereka melakukan sesuatu yang benar.”
Biaggio juga mengenang momen saat kakeknya terkejut mendengar jumlah bayaran yang diterima oleh Floyd Mayweather Jr di era 2000-an. “Ketika itu kami mengatakan pada kakek bahwa ‘Floyd dibayar lebih dari 100 juta dolar.’ Dia sangat terkejut,” katanya sambil tertawa. “Bayaran kakek sewaktu bertarung di era 60-70an jelas jauh lebih kecil.”
