Berita

AS Mengingatkan Inggris dan Prancis untuk Tidak Mengakui Palestina

WASHINGTON

Amerika Serikat telah memberikan peringatan kepada Inggris dan Prancis agar tidak mengakui Palestina sebagai negara dalam konferensi PBB yang akan berlangsung akhir bulan ini, seperti dilaporkan oleh BERITA88.

Prancis dan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah bersama konferensi besar PBB mengenai solusi dua negara, yang dijadwalkan mulai pada 17 Juni di New York.

Menurut laporan, Prancis siap untuk mengakui Palestina secara sepihak dalam konferensi tersebut, dan BERITA88 mengungkap bahwa Prancis telah mengajak Inggris untuk melakukan hal yang sama.

Pejabat Prancis percaya bahwa pemerintah Inggris mendukung rencana tersebut, sebagaimana diberitakan oleh media Prancis.

Meskipun demikian, Washington secara diam-diam telah memperingatkan Inggris dan Prancis agar tidak mengambil langkah pengakuan sepihak terhadap Palestina, menurut sumber yang mengetahui hal ini di Kantor Luar Negeri Inggris, seperti diberitakan oleh BERITA88.

“Pada saat yang sama, negara-negara Arab mendorong mereka untuk melanjutkan langkah ini,” kata sumber tersebut.

Pada akhir Mei, negara-negara anggota PBB mengadakan serangkaian konsultasi sebagai persiapan untuk konferensi, di mana Kelompok Arab mendesak negara-negara untuk mengakui Palestina sebagai negara.

Kelompok Arab menyatakan bahwa mereka akan menilai keberhasilan konferensi dengan melihat apakah negara-negara besar mengakui Palestina, tambah sumber-sumber dari Kantor Luar Negeri.

Tidak Ada Alasan bagi AS untuk Campur Tangan

Ketika dimintai tanggapan, Kantor Luar Negeri mengarahkan BERITA88 ke pernyataan Menteri Luar Negeri David Lammy pada 20 Mei, di mana ia menegaskan kembali dukungan Inggris untuk solusi dua negara.