politik

Jerman Tingkatkan Pembangunan Bunker Secara Besar-besaran untuk Antisipasi Konflik dengan Rusia

Jerman Tingkatkan Pembangunan Bunker Secara Besar-besaran untuk Antisipasi Konflik dengan Rusia

BERLIN – Jerman sedang mempercepat upayanya untuk mengembangkan dan memodernisasi bunker bawah tanah dalam skala besar. Langkah ini merupakan persiapan menghadapi kemungkinan konflik langsung dengan Rusia.

Informasi ini disampaikan oleh Ralph Tiesler, kepala Kantor Federal Perlindungan Sipil dan Bantuan Bencana (BBK).

Negara anggota NATO ini saat ini memiliki 580 tempat penampungan yang berfungsi dengan kapasitas untuk sekitar 480.000 orang—kurang dari 1% dari total populasi.

Dalam berbagai wawancara dengan media di Jerman, Tiesler menyatakan bahwa untuk mengatasi kekurangan tersebut, BBK berencana untuk mengubah garasi bawah tanah, terowongan metro, dan ruang bawah tanah umum menjadi tempat penampungan yang dapat menampung hingga satu juta orang, lengkap dengan fasilitas makanan, toilet, dan area tidur.

“Pembangunan bunker baru dengan standar perlindungan tertinggi memerlukan banyak biaya dan waktu. Kami membutuhkan solusi yang lebih cepat,” kata Tiesler kepada Suddeutsche Zeitung, sembari menambahkan bahwa rencana lengkap untuk perlindungan nasional diharapkan akan disampaikan akhir musim panas ini.