Agama

Jenis Harta Sejati Manusia Hanya Ada Dua, Apa Saja?

Jenis Harta Sejati Manusia Hanya Ada Dua, Apa Saja?

Pada kenyataannya, harta yang benar-benar menjadi milik seseorang hanya terbagi menjadi dua. Pertama, segala sesuatu yang telah dikonsumsi, dan kedua, yang telah diberikan sebagai sedekah.

Harta yang dikonsumsi akan menjadi kotoran, sementara harta yang disedekahkan akan kekal sebagai milik kita hingga di akhirat nanti.

Adapun uang yang disimpan, rumah yang ditempati, mobil di garasi, tanah yang luas, serta emas dan perhiasan yang dimiliki dapat hilang atau berpindah kapan saja.

Harta bisa musnah karena berbagai penyebab. Bisa jadi karena rusak, terkena bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gunung meletus, diterjang angin topan, kebakaran, diambil orang lain, atau kita meninggal sehingga menjadi warisan.

Oleh karena itu, tidak sepatutnya seorang muslim bersifat kikir dan merasa bangga dengan banyaknya harta yang disimpan, sebab tidak ada jaminan bahwa harta tersebut akan tetap menjadi miliknya.

Justru sebaliknya, harta yang dimiliki hendaknya menjadi sarana agar lebih mudah mendapatkan pahala dan melakukan amal saleh.

Sahabat Abdullah bin asy-Syikhr radhiallahu ‘anhu berkata, “Aku menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau sedang membaca surat:

أَلْهَاكÙÙ…Ù Ø§Ù„ØªÙ‘ÙŽÙƒÙŽØ§Ø«ÙØ±Ù