Legislator: Pencabutan 4 IUP di Raja Ampat Bawa Manfaat Positif bagi Pariwisata
JAKARTA
Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar, Beniyanto, menyatakan bahwa langkah pemerintah untuk mencabut izin usaha pertambangan (IUP) bagi empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi tindakan berani Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menghentikan sementara satu kontrak karya dan mencabut empat izin tambang di Raja Ampat.
Beniyanto percaya bahwa keputusan Menteri ESDM ini diambil dengan pertimbangan yang matang dan mengacu pada arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. “Tindakan ini memberikan dampak positif bagi pariwisata di Raja Ampat serta melindungi kawasan konservasi terumbu karang yang sudah dikenal dunia,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Beniyanto menggambarkan kebijakan ini sebagai manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di daerah Raja Ampat. “Respons cepat dan tindakan tepat yang diambil Menteri ESDM menunjukkan perhatian serius terhadap keberlanjutan alam. Ini juga menjadi pesan penting bagi perusahaan tambang untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Baca juga:
Legislator Alien Mus: Kasus Tambang Raja Ampat Harus Jadi Momentum Evaluasi Menyeluruh
