Imam Khataev: Apakah Dia Bisa Menjadi Penerus Artur Beterbiev dan Mengalahkan David Morrell?
Imam Khataev: Apakah Dia Bisa Menjadi Penerus Artur Beterbiev dan Mengalahkan David Morrell?
Imam Khataev, yang digadang-gadang sebagai penerus Artur Beterbiev, akan menghadapi David Morrell dalam sebuah pertarungan yang wajib dimenangkan. Laga kelas berat ringan ini mempertemukan mantan juara dunia dua divisi, David Morrell, dengan peraih medali perunggu Olimpiade 2020, Imam Khataev. Namun, pertarungan 10 ronde yang dijadwalkan pada 12 Juli di Queens, New York, ini belum banyak menarik perhatian penggemar.
Pertandingan ini terletak di bagian bawah dari laga Edgar Berlanga vs Hamzah Sheeraz dan Shakur Stevenson vs William Zepeda, yang menyebabkan pertarungan Morrell-Khataev kurang mendapat sorotan dari para penggemar. Duel ini berlangsung di Stadion Louis Armstrong di Queens, New York.
Dalam hal nilai hiburan, pertarungan antara Morrell dan Khataev seharusnya menjadi sorotan pada acara 12 Juli, karena diyakini akan memberikan aksi yang lebih menarik dibandingkan laga Stevenson-Zepeda. Sementara Shakur Stevenson kemungkinan akan bermain aman melawan Zepeda, pertarungan Morrell-Khataev diharapkan lebih menggugah minat para penonton.
David Morrell (11-1, 9 KO) berusaha bangkit setelah kekalahannya dalam 12 ronde melawan David Benavidez pada 1 Februari lalu. Dia perlu membuktikan dalam pertarungannya melawan Khataev, petinju kelas berat ringan yang belum terkalahkan (10-0, 9 KO), bahwa dia telah belajar dari kekalahan tersebut.
Morrell melakukan kesalahan dengan tidak melepaskan pukulan dan berdiri tegak di depan Benavidez yang lebih kuat, serta bertarung dengan terlalu berani. Meskipun kalah, Morrell tetap berada di peringkat tinggi, yaitu #2 WBA, #2 WBC, dan #3 WBO.
Pertarungan melawan Khataev menjadi sangat penting bagi Morrell, yang berusia 27 tahun dan berasal dari Kuba, untuk menunjukkan bahwa dia memiliki potensi menjadi petarung papan atas di kelas 175. Usianya yang masih muda membuatnya memiliki kesempatan, namun kelemahan mental yang ia tunjukkan saat melawan Benavidez dapat mengganggu jika ia tidak dapat mengatasinya.
