Kesepakatan dengan Arab Saudi: Jemaah Haji Indonesia Usia di Atas 90 Tahun Diizinkan Berangkat
JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar Sampaikan Hasil Lobi dengan Pemerintah Arab Saudi
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan hasil lobi dengan pihak Arab Saudi terkait jemaah haji Indonesia tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan saat acara Bimbingan Manasik Haji Nasional 1446 H yang berlangsung di Embarkasi Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Sabtu, 19 April 2025.
Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi awalnya mengalokasikan kuota 7 persen untuk jemaah haji yang berusia di atas 70 tahun dari setiap negara.

Baca Juga:
4 Rukhsah Haji yang Bisa Dimanfaatkan Jemaah Haji Lansia
Namun, jemaah yang berusia lebih dari 90 tahun awalnya tidak diizinkan untuk berhaji.
“Hanya 7 persen kuota yang diberikan untuk usia 70 tahun ke atas, dan jika sudah lebih dari 90 tahun, tidak diperbolehkan berangkat ke Tanah Suci,” ujar Nasaruddin.
Namun, hasil dari komunikasi dan lobi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi membuahkan hasil positif. Pihak Arab Saudi, termasuk Menteri Kesehatan dan Menteri Haji, serta penasihat Raja Salman, telah menyetujui untuk mengizinkan jemaah haji Indonesia yang berusia di atas 90 tahun menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah, kami memiliki jalur komunikasi langsung dengan raja. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang diberikan izin bagi jemaah di atas 90 tahun untuk berhaji,” tutur Menag.

Baca Juga:
Cerita Gembira Jemaah Haji Lansia usai Tuntaskan Prosesi Haji
Di lain sisi, Nasaruddin menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melepas keberangkatan jemaah haji Indonesia kloter pertama. Kloter pertama dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada Jumat, 2 Mei 2025.
“Presiden Prabowo diharapkan dapat melepas langsung rombongan pertama jemaah haji kita pada tanggal 2, Insya Allah,” tambah Nasaruddin.
