politik

Vietnam Bergabung dengan BRICS, Menyusun Ulang Strategi ASEAN Menghadapi Barat

Vietnam Bergabung dengan BRICS, Menyusun Ulang Strategi ASEAN Menghadapi Barat

JAKARTA – Vietnam kini telah resmi menjadi mitra dalam blok BRICS, sebuah langkah strategis yang memperkuat posisi geopolitik negara ini dan memperluas hubungan perdagangan internasional. Dengan bergabungnya Vietnam, ini menjadikannya negara ASEAN keempat yang secara resmi berpartisipasi dalam BRICS, setelah Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi Vietnam untuk mengurangi ketergantungan pada perdagangan dengan Amerika Serikat serta untuk meningkatkan investasi dan hubungan ekonomi dengan negara-negara berkembang. Para analis menyatakan bahwa keputusan ini mencerminkan respons Vietnam terhadap risiko global, terutama terkait kebijakan perdagangan proteksionis yang diusung oleh AS.

Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Brasil, yang saat itu memegang posisi ketua bergilir BRICS, pada hari Jumat (13/6), setelah adanya konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri Vietnam pada akhir pekan lalu. Bergabungnya Vietnam memperluas keanggotaan BRICS, yang awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

“Vietnam ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka mampu dan bersedia menyelaraskan pilihannya dengan kepentingan nasional, baik dalam pembangunan ekonomi maupun keamanan eksternal,” kata Le Truong Giang, seorang analis dari Control Risks yang berbasis di London, sebagaimana dikutip dari BERITA88, Selasa (17/6).