Ekonomi

Proyek Pembangunan Tanggul Laut Rp1.750 Triliun Diminati Investor Asing

JAKARTA

Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa sejumlah investor dari berbagai negara telah menunjukkan minat terhadap proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa. Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan pembangunan proyek tanggul laut raksasa yang akan membentang sepanjang pantai utara Jawa dari Jakarta hingga Gresik, dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp1.750 triliun.

“Ada dari Tiongkok, kemudian rekan-rekan dari Korea juga, saat forum Indonesia-Korea kemarin, sudah menyampaikan ketertarikan. Insyaallah,” ujar Prasetyo kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Prasetyo juga mengatakan bahwa hingga saat ini minat para investor baru disampaikan secara informal. Mengenai calon investor utama, dia menegaskan bahwa belum ada yang ditetapkan.

“Belum. Belum ada. Pertama, karena semua masih dibicarakan di tingkat kementerian, termasuk bersama pemerintah provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah masih dalam proses pembentukan badan otorita pembangunan tanggul laut raksasa. Sampai saat ini, belum ada nama-nama yang ditunjuk untuk bergabung dalam badan tersebut.

“Belum, masih dalam proses. Kita sedang mempersiapkan. Tapi yang paling penting untuk kita pahami adalah bahwa ide tersebut sebenarnya sudah cukup lama ada,” pungkasnya.