Berita

Pertamina EP Raih Laba Rp7,9 Triliun di Tahun 2024, Naik 125%

Pertamina EP Raih Laba Rp7,9 Triliun di Tahun 2024, Naik 125%

JAKARTA – PT Pertamina Exploration & Production (PEP), yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE), melaporkan laba bersih mencapai USD483 juta atau sekitar Rp7,9 triliun pada tahun 2024. Peningkatan sebesar 125% dari tahun sebelumnya ini didorong oleh efisiensi operasi dan penemuan cadangan baru.

Sepanjang tahun 2024, Pertamina EP mengelola 22 lapangan minyak dan gas yang tersebar di 13 provinsi, dari Aceh hingga Papua. Produksi harian tercatat pada angka 65.482 barel minyak (BOPD) dan 809,4 juta kaki kubik gas (MMSCFD), setara 205.180 barel setara minyak per hari.

Baca Juga: Pertamina Kantongi Pendapatan Rp1.194 Triliun, Setor ke Negara Rp401 Triliun

Pencapaian tersebut didukung oleh pengeboran 8 sumur eksplorasi dan 112 sumur pengembangan yang dilaksanakan tepat waktu, sesuai anggaran, jadwal, serta mencapai hasil yang diharapkan. Perusahaan berhasil menemukan sumber daya 2C sebesar 222,86 juta barel setara minyak (MMBOE) dan cadangan terbukti (P1) sebesar 94,76 MMBOE. Salah satu keberhasilan utama adalah pengeboran sumur West Beluga di Sulawesi yang memanfaatkan metode piling untuk efisiensi biaya.

Pertamina EP juga mempercepat digitalisasi operasi serta mengembangkan proyek Carbon Capture Storage/Utilization (CCS/CCUS) sebagai bagian dari komitmen ESG. “Kami beradaptasi dengan tantangan global melalui inovasi,” kata Plt. Direktur Utama PEP, Muhamad Arifin, dalam pernyataannya, Kamis (19/6).