Berita

Memahami Diabetes Tipe 5, Jenis Baru yang Diakui Secara Global

Memahami Diabetes Tipe 5, Jenis Baru yang Diakui Secara Global

JAKARTADiabetes tipe 5 kini diakui secara resmi sebagai variasi baru dari penyakit diabetes, berbeda dengan tipe 1 dan tipe 2. Tidak berhubungan dengan obesitas atau gaya hidup, diabetes ini muncul akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan dan paling sering ditemukan pada remaja serta dewasa muda dengan tubuh kurus di negara-negara berkembang.

Setelah bertahun-tahun tidak mendapatkan pengakuan resmi, Federasi Diabetes Internasional (IDF) akhirnya mengesahkan kondisi ini sebagai diabetes tipe 5 pada Kongres Diabetes Dunia di Bangkok. Pengakuan ini menjadi momen penting dalam dunia medis untuk meningkatkan kesadaran, diagnosis, serta penanganan penyakit yang selama ini kurang diperhatikan meskipun berdampak serius pada jutaan orang di seluruh dunia.

Diabetes ini dikenal sebagai MODY (Malnutrition-Related Diabetes in the Young). Meredith Hawkins, seorang profesor kedokteran di Albert Einstein College of Medicine, menyatakan bahwa diabetes akibat kekurangan gizi secara historis sangat kurang terdiagnosis dan tidak dipahami dengan baik.

“Pengakuan IDF terhadap penyakit ini sebagai diabetes tipe 5 merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran terhadap masalah kesehatan yang sangat menghancurkan bagi banyak orang,” ujar Hawkins.

Baca Juga: Waspada, Ini 4 Ciri-ciri Diabetes Akut yang Patut Dikenali

Berbeda dengan diabetes tipe 2 yang biasanya dikaitkan dengan obesitas dan gaya hidup, diabetes tipe 5 terjadi karena kerusakan fungsi sel beta pankreas, yang menghambat produksi insulin secara normal. Kondisi ini disebabkan oleh malnutrisi berat sejak usia muda.

Kondisi ini juga bersifat genetik, dan diperkirakan memengaruhi sekitar 25 juta orang di seluruh dunia, terutama di wilayah Asia dan Afrika. Kebanyakan penderitanya adalah pria muda dengan indeks massa tubuh (IMT) di bawah 19 kg/m².

Nihal Thomas, profesor endokrinologi di Christian Medical College di India dan anggota Kelompok Kerja Diabetes Tipe 5, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan fungsi sel beta pankreas tidak normal, yang mengakibatkan produksi insulin tidak mencukupi. Ia menjelaskan, “Karena kurangnya pengakuan formal, kondisi ini kurang diteliti dan sering salah didiagnosis,” jelas Thomas.

Baca Juga: Jalan Kaki 2 Menit setelah Makan Bisa Kurangi Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung