Berita

10 Tanda Wanita Dinikahi Jin, Apa Saja?

10 Tanda Wanita Dinikahi Jin, Apa Saja?

Terdapat tanda-tanda yang dapat dikenali dari wanita yang telah dinikahi jin, terutama dari perilaku mereka. Mengapa jin bisa menikahi manusia? Apa dalilnya dan apa saja indikasi yang dapat terlihat dari wanita yang telah dinikahi makhluk gaib ini?

Menurut pandangan Islam, interaksi manusia dan jin dapat berupa pengagungan manusia terhadap jin, dan jin merasa bangga dengan hal tersebut. Hal ini dapat terjadi juga karena dorongan hasrat. Pada akhirnya, jin bisa merasuk ke dalam tubuh manusia. Inilah yang menjadi perhatian bagi manusia, khususnya wanita. Mengapa begitu? Karena jin sangat tertarik pada wanita, terutama yang sering mengumbar aurat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan, “Jin bisa merasuk ke dalam tubuh manusia, terkadang karena nafsu, hasrat, atau jatuh cinta. Sama seperti yang terjadi antar manusia.” (Majmu’ al-Fatawa).

Intinya, manusia bisa dicintai oleh jin, makhluk yang tak terlihat. Mereka bisa melihat manusia, sementara manusia biasanya tidak bisa melihat jin.

Tanda-Tanda Wanita yang Telah Dinikahi Jin:

1. Sering Bermimpi Bertemu Lelaki

Lelaki yang hadir dalam mimpinya bisa jadi seseorang yang dikenal atau tidak dikenal olehnya.

2. Mudah Meninggalkan Salat

Wanita yang telah dinikahi jin biasanya lebih mudah meninggalkan salat, baik salat wajib maupun sunnah. Hal ini terjadi karena lemahnya iman sehingga mudah dinikahi jin, yang kemudian menjauhkannya dari Allah Ta’ala.

3. Sering Berlama-lama di Kamar Mandi

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya tempat buang hajat didatangi setan. Jika kalian masuk WC, maka ucapkanlah; A’uzu billahi minal khubutsi wal khabaits (aku berlindung kepada Allah dari setan laki-laki dan perempuan)” (HR Abu Dawud).

4. Sangat Menyukai Musik

Allah ‘Azza wa jalla berfirman, “Dan di antara manusia ada yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu bahan olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman: 6)

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, salah satu sahabat Rasulullah, ketika ditanya tentang maksud ayat ini, menjawab bahwa itu adalah musik, seraya beliau bersumpah dan mengulangi pernyataannya sebanyak tiga kali.