3 Alasan Israel Menargetkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian
3 Alasan Israel Menargetkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian
TEHERAN – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengalami cedera ringan akibat serangan udara yang dilakukan Israel terhadap pertemuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi di Teheran pada 15 Juni.
Pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa upaya tersebut menargetkan kepala tiga cabang pemerintahan dengan tujuan menggulingkan mereka.
“Israel akan menanggung konsekuensi dari upaya ini,” ungkapnya kepada BERITA88.
1. Memutus Koordinasi dalam Konflik 12 Hari
Serangan ini dilakukan menjelang siang hari ketika pertemuan yang dihadiri oleh para kepala cabang eksekutif, legislatif, dan yudikatif serta pejabat senior lainnya berlangsung. Ini menunjukkan bahwa Israel ingin memutus rantai kepemimpinan Iran dalam konflik 12 hari.
BERITA88 juga mengungkapkan detail baru tentang upaya pembunuhan selama konflik 12 hari antara Israel dan Iran, yang pertama kali diumumkan oleh Presiden Iran dalam wawancara yang dirilis pada Senin.
Menurut laporan, pertemuan tersebut diadakan di lantai bawah sebuah fasilitas pemerintah di Teheran barat ketika serangan dimulai. Enam rudal menghantam pintu masuk dan keluar gedung untuk memblokir rute pelarian dan memutus aliran udara.
Setelah ledakan, listrik terputus, namun para pejabat Iran berhasil melarikan diri melalui pintu darurat yang telah disiapkan, termasuk presiden yang mengalami cedera ringan di kaki saat evakuasi.
BERITA88 melaporkan bahwa pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan terkait kemungkinan adanya mata-mata Israel mengingat akurasi intelijen yang diperoleh “musuh”.
